Orkestra adalah kelompok musisi yang memainkan alat musik bersama. Mereka biasanya memainkan musik klasik. Orkestra yang besar kadang-kadang disebut sebagai "orkestra simponi". Orkestra simponi memiliki sekitar 100 pemain, sementara orkestra yang kecil hanya memiliki 30 atau 40 pemain. Jumlah pemain musik bergantung pada musik yang mereka mainkan dan besarnya tempat mereka bermain.
Ketika orang mendengar kata 'orkestra', hal yang terlintas dalam benaknya kemungkinan besar adalah sekumpulan musisi mengenakantuxedo dan dipimpin seorang konduktor yang memainkan lagu-lagu 'serius' dan 'berat', yang satu lagu saja dapat memakan waktu 30 hingga 90 menit. Lalu bagaimana dengan orkestra pops? Orkestra yang membawakan lagu-lagu pop? Tidak juga demikian. Di satu sisi memang banyak orkestra besar di seluruh dunia yang mengikuti standar-standar atau tradisi baku klasik. Orkestra konvensional ini, atau dikenal dengan Orkestra Filharmonik atau Orkestra Simfoni, umumnya selalu menampilkan overtur, konserto dan simfoni yang dibawakan secara lengkap. Sebagai contoh antara lain, New York Philharmonic Orchestra,London Philharmonic Orchestra, dan Boston Symphony Orchestra.
Orkestra pops (pops orchestra) adalah sebutan untuk orkestra besar yang konfigurasi instrumentasinya sama seperti orkestra simfoni, namun repertoarnya lebih beragam. Tidak didominasi oleh overtur, konserto dan simfoni saja seperti layaknya pada orkestra filarmonik. Tetapi, juga menampilkan cuplikan opera dan Broadway musical serta musik film, lagu-lagu pop, tradisonal yang diaransemen secara simfonik, dan tentunya komposisi-komposisi klasik yang populer. Saat Twilite Orchestra menampilkan musik klasik, Twilite Orchestra tidak membawakannya secara "pop" dalam arti ada ketentuan tertulis maupun tak tertulis (di partitur) yang diubah, tetapi tetap membawakannya dengan apa adanya. Jadi, istilah "pops" di sini adalah pada seleksi atau pilihannya pada karya-karya klasik yang populer, bukan pada cara membawakannya yang tetap harus mematuhi partitur asli yang ditulis sang komponisnya. Orkestra pops yang terkemuka antara lain, Boston Pops Orchestra, dan Cincinnati Pops Orchestra di Amerika.
Orkestra pops (pops orchestra) adalah sebutan untuk orkestra besar yang konfigurasi instrumentasinya sama seperti orkestra simfoni, namun repertoarnya lebih beragam. Tidak didominasi oleh overtur, konserto dan simfoni saja seperti layaknya pada orkestra filarmonik. Tetapi, juga menampilkan cuplikan opera dan Broadway musical serta musik film, lagu-lagu pop, tradisonal yang diaransemen secara simfonik, dan tentunya komposisi-komposisi klasik yang populer. Saat Twilite Orchestra menampilkan musik klasik, Twilite Orchestra tidak membawakannya secara "pop" dalam arti ada ketentuan tertulis maupun tak tertulis (di partitur) yang diubah, tetapi tetap membawakannya dengan apa adanya. Jadi, istilah "pops" di sini adalah pada seleksi atau pilihannya pada karya-karya klasik yang populer, bukan pada cara membawakannya yang tetap harus mematuhi partitur asli yang ditulis sang komponisnya. Orkestra pops yang terkemuka antara lain, Boston Pops Orchestra, dan Cincinnati Pops Orchestra di Amerika.
Diposting oleh
Bagaz Celestia
Label:
Tugas




0 komentar:
Posting Komentar